Senin, 29 Juli 2019

Prinsip belajar dan mengajar

BELAJAR DAN MENGAJAR
Menurut R gagne (1989) belajar dapat didefenisikan sebagai suatu proses dimana suatu  organisme berubah prilakunya sebagai akibat pengalaman. Belajar dan mengajaar merupakan dua konsep yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Dua konsep ini menjadi terpadu dalam satu kegiataan dimana menjadi interaksi antara guru dengan siswa, serta siswa dengan siswa pada saat pembelajaran berlangsung.
Bagi gagne, belajar dimaknai sebagai suatu proses untuk memperoleh motivasi dalam pengetahuan, keterampilan, kebiasaan, dan tingkah laku. Selain itu, gagne juga menekankan bahwa belajar sebagai suatu upaya memperoleh pengetahuan, atau keterampilan melalui instruksi.
Menurut Nana sudjana mengajar adalah proses memberikan bimbingan /bantuan kepada anak didik dalam melakukan proses belajar. Pembelajaran adalah suatu kombinasi yang tersusun melipuiti unsur-unsur manuasiawi,material fasilitas pelengkap dan prosedur yang saling mempengaruhi untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Jadi dapat disimpulkan bahwa belajar dan mengajar merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan yang bertujuan untuk memencapai tujuan pembelajaran,terlaksananya suatu tujuan pembelajaran apabila guru dan siswa saling berinteraksi didalam pembelajaran sehingga proses pembelajaran dapat terlaksana dengan baik.
Prinsip belajar dan mengajar
Ada beberapa prinsip yang relatif berlaku umum yang dapat kita pakai sebgai dasar dalam upaya pembelajaran, yang baik bagi siswa untuk meningkatkan upaya belajarnya maupun bagi guru yang digunakan untuk meningkatkan upaya mengajarnya
Prinsip persiapan
Yang dimaksud dengan prinsip kesiapan yaitu proses yang dipengaruhi kesiapan siswa atau kondisi siswa yang memungkinkan ia dapat belajar
Prinsip motivasi
Motivasi adalah suatu kondisi atau keadaan dari peserta didik untuk mengatur arah kegiatan dan memelihara kondisi tersebut
Prinsip persepsi
Adalah interpertasi tentang situasi yang hidup dan dipengaruhi oleh prilaku individu itu sendiri. Setiap individu dapat melihat dunia dengan caranya sendiri yang berbeda dari yang lain
Prinsip tujuan
Tujuan adalah sasaran khusus yang hendak dicapai oleh setiap individu tujuan ini harus lebih jelas tergambar dalam pikiran dan dapat diterima oleh setiap peserta didik dalam proses pembelajaran itu terjadi.
Prinsip perbedaan individual
Proses pengajaran semestinya memperhatikan perbedaan indivudual dalam kelas dan dapat memberi kemudahan pencapain tujuan belajar setinggi tingginya.pengajaran yang hanya memperhatikan satu tinngkat sasaran akan gagal memenuhi kebutuhan seluruh siswa
Prinsip transper dan retensi
Belajar yang dapat dianggap bermanfaat bila seseorang itu dapat menyimpan dan menerapkan hasil belajar dalam situasi baru dan pada akhirnya dapat digunakan dalam situasi yang lain.proses itulah yang disebut dengan proses transfer. Sedangkan yang dimaksud dengan retensi adalah kemampuan seseorang untuk menggunakan lagi hasil belajarnya.
Prinsip belajar kognitif
Belajar kognitif mencakup asosiasi antar unsur, pembentukan konsep, penemuan masalah, dan keterampilan memecahkan masalah yang selanjutnya membentuk prilaku baru, berfikir, menalar,menilai dan berimajinasi.dalam prinsip ini akan melibatkan proses pengenalan dan penemuan
Prinsip belajar afektif
Belajar fektif akan mencakup beberapa unsur yaitu, nilai emosi,dorongan,minat,dan sikap. Prinsip belajar afektif seseorang akan menemukan bagaimana ia menghubungkan dirinya dengan pengalaman baru.
Prinsip belajar evaluasi
Belajar evaluasi dapat mempengaruhi proses belajar saat ini dan selanjutnya pelaksanaan pelatihan evaluasi memu ngkinkan bagi individu untuk menguji kemajuan dalam pencapaian tujuan
Jadi dalam prinsip belajar dan mengajar harus dicapai agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik sehingga materi yang disampaikan bisa diterima oleh siswa.
Keterampilan keterampilan mengajar
Pembelajaran merupakan suatu proses yang kompleks dan melibatkan berbagai aspek yang saling berkaitan.
Keterampilan bertanya
Dalam proses belajar mengajar, bertanya memainkan peraanan penting sebab pertanyaan yang tersusun dengan baik dan teknik pelontaran yang tepat akan memberikan dampak positif terhadap siswa, yaitu:
Meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar
Membangkitkan minat dan rasa ingin tahu siswa
Keterampilan memberikan penguatan
Penguatan adalah segala bentuk respon, apakah bersifat verbal atau non verbal bagian dari modifikasi tingkah laku guru terhadap tingkah laku siswa, yang bertujuan memberikan informasi atau umpan balik
Keterampilan merngadakan variasi
Variasi stimulus adalah suatu kegiatan guru dalam konteks proses interaksi belajar mengajar yang ditujukan untuk mengatasi kebosanan siswa sehingga, daalam suatu belajar mengajar, siswa menunjukkan ketekunan, antusiasme,serta partisipasi.
Keterampilan menjelaskan
Adalah penyajian informasi secara lisan yang diorganisasikan secara sistematik untuk menunjukkan adanya hubungan yang satu dengan yang lainnya.
Keterampilan membuka dan menutup pembelajaaran
Membuka ialah usaha atau kegiatan yang dilakukan oleh guru dalam kegiatan belajar mengajar untuk menciptakan prokondisi bagi siswa agar mental maupun perhatian terpusat pada apa yang akan dipelajarinya sehingga usaha tersebut akan memberikan efek positif terhadap kegiatan belajar
Keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil
Diskusi kelompok adalah suatu proses yang teratur yang melibatkan sekelompok orang dalam interaksi tatap muka yang informal dengan berbagai pengalaman
Keterampilan mengelola kelas
Mengelola kelas adalah keterampilan guru untuk menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang oktimal dan mengembalikannya bila terjadi gangguan dalam proses belajar mengajar
Keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan
Secara fisik bentuk pengajaran ini adalah berjumlah terbatas berkisar 3-8 orang untuk kelompok kecil untuk perseorangan.
Diharapkan setelah menguasai keterampilan mengajar yang telah dijelaskan dapat membantu guru dalam proses pembelaajaran
Tujuan keterampilan mengajar
Supaya guru atau tenaga pendidik dapat memahami hakikat keterampilan dasar mengajar yang dapat di praktekan di dalam kelas.
Untuk membekali tenaga pendidik beberapa keterampilan dasar mengajar dan pembelajaran.
Macam-macam keterampilan mengajar
Keterampilan bertanya
Keterampilan memberikan penguatan
Keterampilan menggunakan variasi
Keterampilan menjelaskan
Keterampilan membuka dan menutup pembelajaran
Keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil
Keterampilan mengelola kelas
Keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan





DAFTAR RUJUKAN
Ahmad susanto.2013.teori belajar dan pembelajaran di sd.Jakarta: kencana prenada.
Dimyati 2006, belajar dan pembelajaran, jakarta : Rineka cipta
Hamalik, O. (2004). Proses belajar Mengajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara
Hasibuan, JJ & Moedjiono.1993.proses belajar mengajar.Bandung :PT Remaja Rosdakarya.
Paulina, panen, 2003, Belajar dan pembelajaran, jakarta : UT

13 komentar: